Ada Pelaku Curanmor Dibawah Umur, Pada Operasi Jaran Intan 2020

Barang bukti Operasi Jaran Intan 2020 Polres Banjarbaru

BANJARBARU – Selama 12 hari pelaksanaan Operasi Jaran Intan 2020 Sat Reskrim Polres Banjarbaru berhasil mengungkap sedikitnya 13 Laporan Pencurian kendaraan bermotor dengan 15 Tersangka yang mana 4 diantaranya merupakan Target Operasi (TO).

Dari 15 orang tersangka ini 12 orang merupakan pelaku dan 3 orang lainnya sebagai penadah dan dari tangan mereka petugas berhasil mengamankan barang bukti Roda 2 sebanyak 11 unit.

“Ada yang cukup menyorot perhatian kami yaitu komplotan yang pertama berhasil kami amankan sebanyak 10 orang yang 6 orang diantaranya masih dibawah umur dan dari pengakuan mereka sudah melakukan sebanyak 10 kali pencurian diwilayah Banjarbaru, selain itu komplotan ini juga kerap membongkar toko dan bengkel yang ada dipinggir jalan di Banjarbaru sebanyak 6 kali yang satu diantaranya adalah Indomaret yang berada di Jalan Trikora Kota Banjarbaru, terkait komplotan ini masih terus kami kembangkan”, terang AKP Aryansyah selaku Kasat Reskrim Polres Banjarbaru.

Dari komplotan ini selain mengamankan 7 unit roda 2 yang 3 unit diantaranya digunakan pelaku sebagai sarana, kami juga menyita Kunci T yang digunakan mereka untuk melancarkan dan turut mengamankan barang bukti lainnya seperti kompresor, laptop, camera, printer, CPU, monitor merk LG, berbagai jenis rokok yang mana itu merupakan hasil kejahatan saat bongkar toko, bengkel dan Indomaret”, terangnya.

Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso, S.I.K., M.H melalui Kasubbaghumas AKP Siti Rohayati, S.Ap menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Jaran Intan 2020 ini Polres Banjarbaru berhasil memenuhi target.

“Untuk komplotan yang pelakunya masih dibawah umur bahkan ada yang masih berstatus pelajar ini tentu harus menjadi perhatian kita bersama baik pihak orang tua / keluarga serta pihak sekolah untuk bersama mengawasi pergaulan anak – anak agar tidak salah dalam bergaul sehingga tidak terjerumus kedalam perilaku-perilaku menyimpang hingga suatu tindak pidana, pungkas Siti.

Untuk modus para pelaku ada yang menggunakan Kunci T dan ada juga yang memanfaatkan kelengahan pemiliknya yang tidak mengunci stang motornya, kini pelaku beserta barang bukti telah kami lakukan proses hukum dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 Tahun penjara slain itu untuk para penadah barang curian kami jerat dengan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 4 Tahun penjara. (ORH)

Tulisan ini dipublikasikan di Berita, Informasi Berbasis IT SIHARAT, Kegiatan Polres, Kegiatan Polsek Jajaran, Pelayanan Prima Polres Banjarbaru, Tebar Pesona dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *